Senin, 10 Maret 2014

laporan pakrin



LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
“ DI KECAMATAN GEBOG KUDUS”
CARA MAINTENANCE WINDOWS DENGAN APLIKASI TUNE UP


                                             



                                                  

KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
OLEH :

NAMA  : NIDUS SA’ADAH
NIS        : 194



SMK MAMBAUL FALAH
Jl.Kudus Muria 10 km . Telp (0291) 420073
Email: smkmafa07@yahoo.com
Tahun:2013/2014



IDENTITAS SEKOLAH
SMK MAMBAUL FALAH



       1.  NamaSekolah                  :  SMK MambaulFalah
       2.  NamaKepalaSekolah      :  M.NoorArifin,S.ud
       3.  AlamatSekolah
     a.   Jalan                            : Jl. Kudus Muria KM.10
     b.   Desa/Kelurahan          : Piji
     c.    Kecamatan                  : Dawe
     d.   Kabupaten/Kota         : Kudus
     e.    Provinsi                       : Jawa Tengah
     f.    No.Telp/Fax                : (0291) 420073
     g.   KodePos                      : 59353
     h.   Email                           : smkmafa07@yahoo.com
     i.     Website                       : www.smkmambaulfalah.com












LEMBAR PENGESAHAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI


SMK MAMBAUL FALAH
TAHUN 2013/2014

PEMBIMBING PRAKERIN

Pembimbing
DU/DI Instansi



Supariyem
Pembimbing Sekolah




Agung Riyanto

Mengetahui

Kepala
Progam Keahlian TKJ


Ahmad Ridwan,S.Kom
Pimpinan
DU/DI Instansi


Saiful Huda.SH,MH

Kepala
SMK MAMBAUL FALAH



M.Noor Arifin,S.Ud 

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………….…………………....   i
IDENTITAS SEKOLAH…………….……………………            ii
LEMBAR PENGESAHAN……….……………………....            iii
DAFTAR ISI ………………..…………………..………... iv
KATA PENGANTAR…………………………………… vi
BAB I PENDAHULUAN………………………………….                  1
             A.  LATAR BELAKANG………………………………….                   1
             B.  RUMUSAN MASALAH………………………….…...…….         3
C.  MAKSUD DAN TUJUAN PRAKERIN…………….……     3
            D. METODE PENGUMPULAN DATA………………….….     5
                   E.  SISTEMATIKA PENULISAN……………………………    5
BAB II LANDASAN TEORI……………...…………….…      5
BAB III DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN………………    5
                  A. SEJARAH PERUSAHAAN (DU/DI)……………… …..…..  9
            B.  TEMPAT DAN WAKTU PRAKERIN………………….…  12
 C.  JADWAL DAN KEGIATAN PRAKERIN……………….   13
 D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI………………………....    14
                  E.  STRUKTUR ORGANISASI(DU/DI)………………….....     13
 F.  PROGAM KERJA DAN KEGIATAN ORGANISASI …..   12.
BAB IV HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN……....  17
BAB V  PENUTUP………………………………………….     26
 A. KESIMPULAN……………………………………….…      26
            B. SARAN…………………………………………………        26
DAFTAR PUSTAKA……………………………………...                 27
LAMPIRAN-LAMPIRAN…………………………………     6
Lampiran 1 lembar absensi
Lampiran 2 lembar nilai
Lampiran 3 lembar kegiatan

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadiarat Allah S.W.T  yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga akhirnya penyusun dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai dengan tenggang waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil yang telah dilakukan dan dicapai selama penyusun mengikuti proses Praktik Kerja Industri ( PRAKERIN ) di Kecamatan Gebog Kudus, selama 2 bulan dari tanggal 24 Desember 2013 sampai dengan 17 februari 2014, penyusun banyak mendapatkan pengetahuan yang lain di dalam dunia industri dan yang terutama sekali penyusun juga banyak mendapatkan pengalaman berharga yang tak ternilai. Dan dengan bersumber dari hal-hal tersebut, akhirnya menjadi dasar dan bahan bagi penyusunan laporan ini. Sebelum melanjutkan penyusunan, terlebih dahulu penyusun mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Allah SWT yang sampai sekarang penyusun masih diberikan kemudahan dalam penyusunan laporan ini.
2.      Bpk.M. Noor Arifin.S.Ud. selaku Kepala SMK Mambaul Falah Kudus.
3.      Bpk.Saiful Huda,SH.MH, Selaku camat di Kecamatan Gebog.
4.       Bpk.Achmad  Ridwan,S.Kom. selaku Kepala Jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK Mambaul Falah Kudus.
5.      Bpk.Agung Rianto, S.Pd.  selaku pembimbing di Dunia Industri.
6.      Ibu Supariyem selaku pembimbing prakerin di Kecamatan Gebog
7.      Bapak ibu guru yang telah membantu dan memberikan dukunganya.
8.      Kedua orang tua yang telah memberi dorongan,semangat serta do’anya.
9.      Semua Pegawai  Kecamatan Gebog  yang telah bayak memberikan ilmunya.
10.  Teman seperjuangan yang banyak memberikan saran dan kritik yang membangun.
11.  Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu yang senantiasa selalu membantu baik moral maupun materi.
Penyusun mengakui bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, dengan dasar itu penulis mohon kritik dan saran yang sifatnya membangun. Semoga laporan ini berguna, khususnya untuk penyusun dan masyarakat pada umumnya.


Kudus,         pebruari
Penyusun



NIDAUS SA’ADAH



















BAB I
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah
Perlu kita sadari bahwa sampai saat ini lulusan SMK belum dapat diserap secara langsung oleh pihak dunia usaha maupun industri. Secara kasat mata terbukti hampir setiap dunia usaha/ industri ketika merektrut tenaga kerja lulusan SMK masih menerapkan pendidikan dan pelatihan bagi yang telah selesai lolos seleksi penerimaan karyawan rata-rata 2 bulan. Hal ini menunjukan bahwa keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh dunia usaha atau industri.
Jika kita kaji secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan dunia usaha/ industri memang pada kenyataanya masih banyak SMK yang sangat minim peralatan praktik, sehingga peserta diklat yang seharusnya porsi pembelajaran praktik yang idealnya 70 % hanya dapat dilaksanakan 30 % bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki peralatan praktik. Dalam pelaksanaan peserta diklat hanya diberi teori tanpa praktik, pada akhirnya peserta diklat hanya dapat berangan-angan dengan teori saja, tidak ada peralatan kenyataan sebenarnya.
SMK yang peralatan praktiknya cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai dengan yang berada di dunia usaha/ industri. Sekarang peralatan di dunia usaha/ industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan di SMK masih manual. Sehingga pelaksanaan praktik hanya dapat mengenal peralatan yang ada, kurang memperhatikan kebutuhan di dunia usaha/ industri, itupun tidak semuanya dapat memanfaatkan secara maksimal.
Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan pendidikan di SMK belum secara tegas menghasilkan tamatan sebagaimana yang di harapkan.. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik pekerja, tetapi harus dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik.
Penggunaan unsur ilmu pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di sekolah, namun untuk kiat adalah sesuatu yang tidak dapat di ajarkan tetapi harus dikuasai melalui pembiasaan dan internalisasi.
Untuk kiat yang menjadi faktor utama penentu kadar keahlian profesianal seseorang, hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Karena itulah tumbuh suatu ukuran keahlian professional berdasarkan jumlah pengalaman kerja.
Mata diklat praktik kejuruan yang disajikan disekolah biarpun menggunakan peralatan yang lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan situasi peniruan (simulasi) karena bukan situasi yang sesungguhnya, oleh karena itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang diharapkan.
Melihat kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional berdasarkan pada kebijakan “Link And Match (Kesesuaian dan kesepadanan)” Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang dituangkandalam Undang-undang No. 2 tahun 1089 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP No. 2 tahun 1992 tentang Peran serta masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud No. 0409/U/1993 tentang kurikulum SMK.
Alasan mengambil judul “Cara Maintenance Windows Dengan Aplikasi Tune up 2013” karena saya ingin lebih memahami tentang maintenance apa lagi tentang tune up 2013 dan sebagai syarat ketentuan  untuk mengikuti Ujian Nasional. Semoga judul  yang disusun bisa bermanfaat untuk semua pelajar khususnya siswa-siswi SMK.

B.  Rumusan masalah
1.    Cara menginstal tune-up 2013
2.    Kelemahan dan keunggulan tune-up 2013
3.    Cara menggunakan tune-up 2013
4.    fasilitas untuk menggunakan tune up 2013
C. Maksud dan tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
1. Maksud Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )
Adanya maksud dilaksanakan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) ini adalah sebagai berikut :
1. Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja.
2.  Sebagai pengalaman untuk melatih diri dengan mengkaji konsep-konsep yang didapat selama pendidikan sehingga terbiasa dengan lapangan kerja.
3. Memperluas dan memantapkan proses penetapan teknologi baru dari lapangan kerja ke sekolah maupun sebaliknya.
4. Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat memberikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan/instansi dalam mengambil kebijakan di masa yang akan datang.
5. Memantapkan sikap professional yang diperoleh siswa dalam memasuki lapangan kerja sesuai dengan bidangnya.
 2. Tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
Tujuan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) bagi setiap siswa yang akan menyelesaikan studinya dari SMK MAMBAUL FALAH adalah sebagai berikut ;
1.  Memperkenalkan siswa pada dunia usaha,
2. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profosional yang diperlukan siswa untuk memasuki dunia usaha.
3. Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang
     Berharga dan memperoleh masukan serta umpan balik guna
     memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian pendidikan dengan kenyataan yang sesuai di lapangan.
 4. Menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan
     tuntutan zaman dalam era informasi dan teknologi.
5.  Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan jurusan TKJ .
6.  Mengembangkan dan memantapkan sifat profesionalisme yang diperlukan siswa untuk memasuki lapangan pekerjaan sesuai dengan bidangnya.
7.  Memperoleh jaringan kerjasama yang saling menguntungkan antara pendidikan Kejuruan dengan industri/ perusahaan.
 8. Meningkatkan kepedulian dan peran serta aktif dunia usaha/ industri, dalam rangka ikut mencerdaskan bangsa melalui pendidikan kejuruan.
9.  Memperoleh masukan dan umpan balik (Feed Back) untuk memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian Pendidikan Kejuruan.
10.Menjalin kerja sama dengan dunia usaha secara institusional.
11.Memberikan kesempatan pada siswa untuk memasyarakatkan diri pada sesuatu/ iklim  lingkungan kerja yang sebenarnya, baik sebagai pekerja  penerima upah, sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan disiplin kerja
12.Meningkatkan pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha yang  professional dalam lapangan kerja antara lain stuktur organisasi,jenjang karir dan teknik.
13. Meningkatkan daya kreasi dan produktivitas tehadap siswa sebagai persiapan dalam menghadapi atau memasuki dunia usaha yang sesungguhnya.
14. Meluaskan wawasan dan Pandangan Siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan pada tempat dimana Siswa melaksanakan Praktik Kerja indurstri




D. Pengumpulan data
Untuk menyempurnakan data-data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan ini, maka kami melakukan metode pengumpulan data melalui dua cara yaitu :
a.Secara langsung atau metode observasi
Yang dimaksud pengumpulan data secara langsung adalah kami melakukan  pengumpulan data dengan cara observasi secara langsung di instansi dengan menggunakan teknik wawancara kepada staff atau karyawan yang berwenang atau mengetahui informasi yang kami butuhkan.
bSecara tidak langsung atau metode keputusan
Yang dimaksud metode pegumpulan data secara tidak langsung adalah kami selaku penulis berpedoman pada buku-buku atau referensi yang berkaitan dengan materi yang diangkat dari isi laporan saya.
E.  Sistematika penulisan
Sistematika penulisan ini adalah berisi uraian singkat setiap bab, mulai BAB I hingga sampai ke BAB V, dimana uraian ini memberikan gambaran secara langsung tentang isi dari tiap-tiap bab yang ada dalam laporan ini.
Adapun sistematika penulisan dari laporan kami adalah sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab membahas tentang latar belakang Rumusan masalah,maksud dan tujuan prakerin,Metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
 Bab ini membahas tentang teori-teori yang berhubungan dengan yang ada dalam laporan yaitu;”Tentang maintenance dan macam-macam maintenance.”
 BAB III DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN
Bab ini membahas tentang tempat dan waktu prakerin, jadwal dan kegiatan prakerin, tugas pokok dan fungsi, struktur organisasi, program kerja dan kegiatanNya.
BAB IV PEMBAHASAN
Bab ini membahas cara menginstal tune up, cara menggunakan tune up kelebihan dan kekurangan tune up 2013
BAB V PENUTUP
Bab ini adalah merupakan bab penutup yag berisi kesimpulan dan saran, baik bagi perusahaan/instansi maupun bagi SMK MAMBAUL FALAH.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
  Absensi atau keterangan lainya.




















BAB II
LANDASAN TEORI


A.   Sejarah Maintenance
Maintenance adalah segala kegiatan yang bertujuan untuk menjaga peralatan dalam kondisi terbaik. Proses maintenance meliputi pengetesan, pengukuran, penggantian, menyesuaian, dan perbaikan. Ada tiga jenis maintenance yang biasa dilakukan, yaitu:
1.      Corrective maintenance
maintenance jenis ini memiliki kegiatan identifikasi penyebab kerusakan, penggantian component yang rusak, mengatur kembali control, dsb. Corrective maintenance adalah aktivitas perbaikan peralatan yang beroperasi secara tidak normal
2.      Preventive maintenance
maintenance jenis ini memiliki tujuan mencegah terjadinya kerusakan peralatan selama operasi berlangsung. Maintenance peralatan dilakukan secara terjadwal sesuai dengan estimasi umur peralatan. Kegiatan preventif maintenance dibuat berdasarkan tasklist maintenance sesuai dengan tingkat kritikal peralatan tersebut.
3.      Predictive maintenance
maintenance jenis ini memiliki kemiripan dengan preventive maintenance namun tidak dijadwal secara teratur. Predictive maintenance mengantisipasi kegagalan suatu  peralatan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive maintenance menganalisa suatu kondisi peralatan dari trend perilaku peralatan. Trend ini dapat digunakan untuk memprediksi sampai kapan peralatan mampu beroperasi secara normal.
Sebenarnya ada juga jenis maintenance yang lain yaitu breakdown maintenance. Maintenance ini dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan dan plant sudah stop. Breakdown maintenance ini sangat dihindari karena plant harus beroperasi 24 jam penuh dan dalam pengoperasian plant sudah ada target-target tertentu yang harus dipenuhi. Jika terjadi breakdown maka plant tidak beroperasi dan target tidak tercapai. Biasanya breakdown maintenance ini bersifat tidak terprediksi. Tiba-tiba saja shutdown tanpa terjadwal (unschedule shutdown).
Menurut teori maintenance, seharusnya perbandingan schedule shutdown dan unschedule shutdown adalah 80:20. Untuk mencapai itu harus dilakukan strategi maintenance yang baik sehingga target-target tercapai


B. Jenis – Jenis Aplikasi Maintenance
1.         Ccleaner
2.         Mcafee
3.         Defraggler
4.         TweakManager
5.         Battery café
6.         Tune-up











BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN


A.           Sejarah  Perusahaan
Kecamatan Gebog terletak diantara 110 50 BT ( Bujur Timur ) serta 6,52 dan 7,16 LS (Lintang Selatan ). Kecamatan Gebog merupakan salah satu dari 9 Kecamatan di Kabupaten Kudus yang memiliki potensi, keunggulan dan daya saing cukup apabila dikelola dengan baik, terencana dan konsisten serta berkelanjutan. Luas Kecamatan Gebog tercatat 5.506,97 Ha. Keseluruhan luas lahan tersebut terbagi menjadi lahan sawah seluas 2.051,99 Ha dan tanah kering seluas 3.453,99 Ha dan terbagi dalam 11 Desa.
Di Kecamatan Gebog terdapat sentral industri bordir dan konveksi yang terkenal yaitu Desa Padurenan yang merupakan lokasi sentra industri bordir.Lokasi sentra berjarak 4 - 5 km dari pusat kota Kudus yang banyak dikunjungi oleh wisatawan rohani / peziarah Sunan Kudus. Desa ini juga berjarak 13 km dari tempat ziarah Sunan Muria. Sentra ini bertumbuh kembang secara alami dan saat ini terdapat 140 unit usaha yang menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Dari populasi usaha tersebut, diperkirakan sekitar 60% merupakan unit usaha konveksi dan 40 % usaha industri kain dan baju bordir.

1.      VISI DAN MISI KECAMATAN GEBOG
a)             Visi

Visi merupakan suatu pandangan ke depan menyangkut kemana instansi pemerintah harus dibawa dan diarahkan agar dapat berkarya secara konsisten dan tetap eksis, antisipatif, inovatif serta produktif, selain itu dapat diartikan merupakan gambaran mendantang tentang keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah.
Dengan berpedoman pada visi pemerintah Kabupaten Kudus dimaksud, Kecamatan Gebog merumuskan visi sebagai berikut :
Terwujudnya Masyarakat Gebog yang sejahtera didukung dengan Aparatur yang Profesional “.

b)   Misi
Misi yang akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Visi Kecamatan Gebog  tersebut adalah
a. Mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius
b. Mewujudkan perlindungan dan bantuan sosial bagi masyarakat .
c. Mewujudkan pemerataan pembangunan berlandaskan potensi wilayah dan penataan ruang  yang  berwawasan lingkungan.
d.  Mewujudkan kepemerintahan yang baik ( good governance ).
e.  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdedikasi dan
profesional
f.  Meningkatkan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat
g.  Meningkatkan kehidupan berpolitik, bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara secara demokratis.
2.      PEMERINTAHAN
a.    Wilayah Administratif
             Kecamatan Gebog terbagi menjadi 11 Desa yang terdiri dari :
Desa/Kelurahan
RW
RT
Dusun/
Dukuh
Getassrabi
7
56
8
Klumpit
8
49
8
Gribig
6
29
5
Karangmalang
9
38
3
Padurenan
6
23
4
Besito
8
39
4
Jurang
6
26
3
Gondosari
11
58
11
Kedungsari
10
61
9
Menawan
6
29
4
Rahtawu
4
24
4
Jumlah
81
429
63

b.      Kepegawaian
Jumlah Aparat Pemerintah Desa di Kecamatan Gebog sebanyak 180 Orang terdiri dari 171 laki-laki dan 9 Perempuan
3.      KEPENDUDUKAN DAN TENAGA KERJA
a)      Kependudukan
Jumlah penduduk di Kecamatan Gebog pada Tahun 2008 tercatat 91.733 jiwa yang terdiri dari 45.907 penduduk laki-laki dan 45.826 penduduk Perempuan, dilihat dari kepadatannya Desa Klumpit merupakan desa yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi yaitu 3.321 jiwa setiap kilometer persegi, sedangkan yang terendah yaitu desa Rahtawu yang hanya 292 kilometer persegi.
b)     Tenaga Kerja
Sebagian mata pencahrian penduduk di Kecamatan Gebog adalah Buruh Industri, diikuti Petani, Buruh Tani, Buruh bangunan, dan Pedagang, dimana utnuk jumlah buruh industry tertinggi ada di Desa Gondosari dan Karangmalang

B.  waktu dan Tempat Pelaksanaan
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 23 Desember 2013 s/d 17 Februari 2014 bertempat di Kecamatn Gebog
                

Jadwal Dan Kegiatan Prakerin
Selama prakerin saya melakukan beberapa kegiatan di antaranya sebagai berikut:
a.    Minggu Pertama     : Membuat surat masuk
b.    Minggu Kedua       : membuat surat keluar
c.    Minggu ketiga        : menindak surat masuk
d.   Minggu keempat     : mengetik dan mengeprin
e.    Minggu kelima        : menulis di papan tulis
f.     Minggu keenam      : foto copy
g.    Minggu ketujuh      : mencatat barang bantuan untuk korban bencana alam
h.    Minggu kedelapan   : menulis surat masuk

C.  Tugas Pokok dan Fungsi
1.    Tugas camat
a.    merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.
b.    mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas.
c.    melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan
d.   dll
2.    Staf Seksi Kesra
a.    mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas
b.    melakukan percepatan pencapaian standart pelayanan minimal di wilayahnya
c.    melakukan koordinasi dengan satuan perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang penegakan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia
d.   dll
3.    Staf Sekretariat
a.    merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan
b.    mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas
c.    melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan kegiatan / urusan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja kecamatan
d.   dll
4.    Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
a.    merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan
b.    mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan di desa/ kelurahan dan kecamatan
c.    melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan
d.   dll


5.    Kepala Seksi Tata Pemerintahan
a.    merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan
b.    mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas
c.    melaksanakan koordinasi dengan pimpinan instansi terkait baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan informasi, masukan, serta untuk mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang optimal
d.   dll
6.    Kepala Seksi Pelayanan Umum
a.    Menyusun rencana dan program kegiatan seksi pelayanan umum berdasarkan hail evaluasi kerja sebagai acuan dalam melakasnakan tugas
b.   Melaksanakan koordinasi dengan sekretaris Kecmatan dan kepala Seksi di lingkungan Kantor kecmaatan Gebog baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan informasi, masukan serta untuk mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang optimal
c.    Melakukan perencanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan
d.   Dll
7.    Kasubbag Umum dan Kepegawaian
a.    Mengonsep program kerja Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
b.   Menjabarkan perintah atasan yaitu dengan mempelajari perintah atasan, menyesuaikan dengan aturan dan petunjuk, memberikan saran dan pertimbangan serta melaporkan hasil kerja.
c.    Membuat naskah bidang administrasi dan kepegawaian yaitu dengan membuat konsep dinas, mengoreksi hasil ketikan dan melaporkannya.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
a.    Merumuskan dan merencanakan Kegiatan Bidang Tramtibbum
b.   Merencanakan dan mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan Tramtib
c.    Mengkoordinasikan Penerapan dan Penegakan Perda



















BAB 1V

PEMBAHASAN


A.Cara Menginstal Tune Up 2014
1. Buka folder tempat tujuan download dan ekstrak TuneUp Utilities dari archive seperti gambar di bawah ini.
1 - Ekstrak
2. Buka folder hasil ekstrak tadi dan kemudian buka panduan (notepad file) yang terdapat dalam folder tersebut.

2 - Open Folder3 - Open Panduan
3. Setelah panduan terbuka, maka kita akan langsung ke langkah pertama. Pastikan komputer tidak terkoneksi dengan internet sebelum memulai instalasi TuneUp Utilities 2014.
4 - internet tidak konek
4. Klik kanan pada “reg” dan buka atau langsung saja buka “reg” untuk memblokir host pada sistem agar TuneUp bisa terinstal dan nantinya bisa diaktivasi. Apabila reg berhasil dijalankan, maka akan terlihat flash cmd seperti gambar kedua di bawah ini.
5 - jalankan reg
6 - Reg Berjalan
5. Setelah reg berhasil dijalankan, maka selanjutnya adalah menginstalasi TuneUp Utilities di komputer. Ikuti langkah-langkah seperti gambar di bawah ini.
– Buka aplikasi TuneUp Utilities 2014 seperti pada angka 1.
– Cek list seperti angka 2 dan 3.
– Mulai instalasi dengan mengklik install seperti pada angka 4.
7 - Instalasi Tune Up - Centang
6. Setelah mengikuti langkah ke – 5 di atas, maka akan terlihat instalasi TuneUp Utilities 2014 seperti gambar di bawah ini.
8 - Instalasi Berjalan
9 - Instalasi Berjalan
10 - Instalasi Berjalan
7. Jika Instalasi berhasil, maka akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini. Silahkan Klik “Finish” untuk memulai TuneUp Utilities 2014.
11 - Finish - Klik
8. Langkah selanjutnya adalah aktivasi TuneUp Utilities 2014 dengan menggunakan kode yang terdapat dalam panduan. Namun sebelumnya kita akan dihadapkan dengan jendela seperti gambar di bawah ini. Klik saja “cancel” untuk tidak mengikuti (melewati) langkah tersebut.
12 - Cancel
9. Setelah mengklik “cancel” seperti langkah 8 di atas, maka kita akan kembali dihadapkan dengan jendela konfirmasi untuk menerima pemberitahuan atau berita dari TuneUp Utilities melalui email. Untuk sementara kita lewati saja langkah ini, klik “Skip”
13 - Skip
10. Setelah langkah 9, maka akan muncul jendela TuneUp “TuneUp 1-Click Maintenance”. Untuk sementara kita lewati saja langkah ini. Fokus kita adalah mengaktivasi TuneUp Utilites 2014. 1-Click Maintenace dapat diaktifkan lagi setelah aktivasi selesai. Perhatikan, setelah kita jendela “TuneUp 1-Click Maintenance” muncul, klik saja tanda silang (x) di pojok kanan atas untuk “close” menutup program tersebut. Apabila kemudian muncul jendela lain, maka pilihlah “Start TuneUp Utilities Dashboard” seperti gambar di bawah ini.
14 - Close
15 - Close - Start
11. Setelah muncul jendela seperti di bawah ini. Silahkan klik “Help & Support” kemudian “Activate Product” di menu kanan atas untuk mengaktivasi produk dengan menggunakan kode yang terdapat dalam panduan.
17 - Untuk Aktivasi
12. Setelah itu akan muncul jendela aktivasi produk. Dalam jendela tersebut, kita mengisi nama (silahkan masukkan nama anda), kemudian “organisasi” (tulis sembarang saja), kemudian mengisi “Product Key”. Silahkan copas kode yang terdapat dalam panduan. Setalah product key terisi, maka langkah selanjutnya adalah mengaktivasi, klik “Next”.
18 - Masukkan Serial Number
19 - Masukkan Serial Ini
13. Apabila aktivasi berhasil, maka akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini. Klik “Finish”. Jika muncul “program restart required” klik saja “OK”
20 - Aktivasi Berhasil
21 - Klik Finish - Restart TuneUp - Selesai
Sekarang TuneUp Utilities 2014 telah teraktivasi dan dapat digunakan dengan semaksimal mungkin. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada seorang sahabat penulis di alam maya yaitu Rakhman D. Oploverz yang telah mengupload TuneUp Utilities di blog http://www.cyber-assassins.blogspot.com. Rakhman D. Oploverz juga merupakan salah satu admin di grup yang dibentuk oleh penulis blog ini yaitu “Komunitas Pecinta Software”.
Apabila ada kesempatan lain, penulis akan menyertakan tips dan trik menggunakan TuneUp Utilities dengan efektif, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Salam.








D.kelebihan dan kekurangan tune up 2014
1.      Kelebihan tune up 2014
a.                   Produknya selalu update
b.                  Bisa untuk menghapus system-sytem yang rusak
c.                   Memaksimalkan sistem operasi yang bekerja pada computer
d.                  memperkecil risiko kerusakan sistem dan mempercepat kinerjanya
2.      Kekurangan tune up 2014
a.                   Aplikasi ini sangat berat dan membutuhkan spek computer yang tinggi
b.                  Sangat membingungkan bagi pengguna baru tentang penggunaannya

E.fasilitas untuk pengguna tune up 2014
              program perkakas pelengkap (utility tools) ini memiliki banyak peralatan yang dapat dipergunakan untuk memaksimalkan sistem operasi komputer, misalnya perawatan (maintenance) harddisk dan sistem operasi, manajemen program dan koneksi internet hingga pengaturan tampilan awal (booting) sistem operasi.
Pada tampilan awal disajikan 4 macam peralatan utama, yaitu:
  • Maintain system
  • Increase performance
  • Fix problems
  • Customize windows




BAB V
PENUTUP

A.  Kesimpulan
                       Tune up 2013 hanya bisa membersihkan registry,  sampah dan mempercepat windows kita.  
Tugas akhir yang berupa praktik kerja industri ( prakerin ) di jadikan sebagai alat ukur kemamapuan peserta didik dan juga dengan hasil yang di percayai. Sisiwa lebih percaya dalam menghadapi dunia kerja yang akan di jalani setelah lulus nanti dari SMK mambaul falah di bidang teknik computer dan jaringan.

B.  SARAN
Berikut adalah beberapa saran untuk perusahaan atau (DU/DI) ,yaitu: 
a.       Harapan Saya Perusahaan Bisa lebih Maju.
b.      Proses perbaikan komputer/laptop lebih di percepat untuk memperbaikinya dan untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.
c.       Untuk Pelayan Harus Lebih Diperhatikan oleh karyawan.
d.      Untuk kerja sama antar perusahaan lebih di perluaskan.
e.       Untuk pemilik toko semoga lebih sukses.
f.       Dan terima kasih untuk semua karyawan yang ada di semesta com yang telah membantu kami untuk menyusun laporan ini.
g.      Yang menggunakan macromedia flash 8 agar bisa berkarya lebih baik.
h.      Yang belum mengenal macromedia flash 8 agar menggenal macromedia flash 8. 




DAFTAR PUSTAKA
http://mejakreasi.blogspot.com/2012/12/cara-menginstall-tune-ip-319.html di akses pada tanggal jum’at 17-1- 2014, ‏‎12:59:04 siang
http://si05-klp4.blogspot.com/2013/07/tune-up.html di akses pada tanggal jum’at 17-1- 2014, ‏‎12:59:04 siang
http://pungkynoven.blogspot.com/2013/03/cara-menggunakan tune-upr.html di akses pada tanggal jum’at 17-1- 2014, ‏‎12:59:04 siang


                           























 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar