LAPORAN
PRAKTEK
KERJA INDUSTRI
“ DI KECAMATAN GEBOG KUDUS”
CARA MAINTENANCE WINDOWS DENGAN APLIKASI TUNE UP
KOMPETENSI
KEAHLIAN
TEKNIK
KOMPUTER DAN JARINGAN
OLEH :
NAMA : NIDUS SA’ADAH
NIS : 194
SMK MAMBAUL FALAH
Jl.Kudus Muria 10 km . Telp (0291) 420073
Email: smkmafa07@yahoo.com
Tahun:2013/2014
IDENTITAS
SEKOLAH
SMK
MAMBAUL FALAH
1.
NamaSekolah
: SMK MambaulFalah
2. NamaKepalaSekolah
: M.NoorArifin,S.ud
3. AlamatSekolah
a. Jalan
: Jl. Kudus
Muria KM.10
b. Desa/Kelurahan
: Piji
c. Kecamatan
: Dawe
d. Kabupaten/Kota
: Kudus
e. Provinsi
: Jawa Tengah
f. No.Telp/Fax
: (0291) 420073
g. KodePos
: 59353
h. Email
: smkmafa07@yahoo.com
i.
Website
: www.smkmambaulfalah.com
LEMBAR PENGESAHAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
SMK MAMBAUL FALAH
TAHUN 2013/2014
PEMBIMBING PRAKERIN
|
Pembimbing
DU/DI Instansi
Supariyem
|
Pembimbing Sekolah
Agung Riyanto
|
Mengetahui
|
Kepala
Progam Keahlian TKJ
Ahmad Ridwan,S.Kom
|
Pimpinan
DU/DI Instansi
Saiful Huda.SH,MH
|
Kepala
SMK MAMBAUL FALAH
M.Noor Arifin,S.Ud
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………….………………….... i
IDENTITAS
SEKOLAH…………….…………………… ii
LEMBAR
PENGESAHAN……….…………………….... iii
DAFTAR ISI ………………..…………………..………... iv
KATA PENGANTAR…………………………………… vi
BAB I PENDAHULUAN………………………………….
1
A. LATAR BELAKANG…………………………………. 1
B. RUMUSAN
MASALAH………………………….…...……. 3
C.
MAKSUD DAN
TUJUAN PRAKERIN…………….…… 3
D. METODE PENGUMPULAN
DATA………………….…. 5
E. SISTEMATIKA PENULISAN…………………………… 5
BAB II LANDASAN
TEORI……………...…………….… 5
BAB III DESKRIPSI LOKASI
PRAKERIN……………… 5
A. SEJARAH PERUSAHAAN
(DU/DI)……………… …..….. 9
B. TEMPAT DAN WAKTU
PRAKERIN………………….… 12
C. JADWAL DAN KEGIATAN
PRAKERIN………………. 13
D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI………………………....
14
E. STRUKTUR
ORGANISASI(DU/DI)…………………..... 13
F. PROGAM KERJA DAN KEGIATAN
ORGANISASI ….. 12.
BAB IV HASIL KEGIATAN DAN
PEMBAHASAN…….... 17
BAB V
PENUTUP…………………………………………. 26
A. KESIMPULAN……………………………………….… 26
B.
SARAN………………………………………………… 26
DAFTAR PUSTAKA……………………………………...
27
LAMPIRAN-LAMPIRAN………………………………… 6
Lampiran 1 lembar absensi
Lampiran 2 lembar nilai
Lampiran 3 lembar kegiatan
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadiarat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya,
sehingga akhirnya penyusun dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai
dengan tenggang waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil yang
telah dilakukan dan dicapai selama penyusun mengikuti proses Praktik Kerja
Industri ( PRAKERIN ) di Kecamatan Gebog Kudus, selama 2 bulan dari tanggal 24
Desember 2013 sampai dengan 17 februari 2014, penyusun banyak mendapatkan
pengetahuan yang lain di dalam dunia industri dan yang terutama sekali penyusun
juga banyak mendapatkan pengalaman berharga yang tak ternilai. Dan dengan
bersumber dari hal-hal tersebut, akhirnya menjadi dasar dan bahan bagi
penyusunan laporan ini. Sebelum melanjutkan penyusunan, terlebih dahulu
penyusun mengucapkan terima kasih kepada:
1.
Allah SWT yang sampai sekarang penyusun masih
diberikan kemudahan dalam penyusunan laporan ini.
2.
Bpk.M.
Noor Arifin.S.Ud. selaku Kepala SMK Mambaul Falah Kudus.
3.
Bpk.Saiful
Huda,SH.MH, Selaku camat
di Kecamatan Gebog.
4.
Bpk.Achmad
Ridwan,S.Kom. selaku Kepala Jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK Mambaul Falah Kudus.
5.
Bpk.Agung
Rianto, S.Pd. selaku
pembimbing di Dunia Industri.
6. Ibu Supariyem selaku pembimbing prakerin di
Kecamatan Gebog
7.
Bapak ibu guru yang telah membantu dan memberikan
dukunganya.
8.
Kedua orang tua yang telah memberi
dorongan,semangat serta do’anya.
9.
Semua Pegawai Kecamatan Gebog yang telah bayak memberikan ilmunya.
10.
Teman seperjuangan yang banyak memberikan saran
dan kritik yang membangun.
11.
Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan
satu persatu yang senantiasa selalu membantu baik moral maupun materi.
Penyusun mengakui bahwa laporan ini masih
jauh dari sempurna, dengan dasar itu penulis mohon kritik dan saran yang
sifatnya membangun. Semoga laporan ini berguna, khususnya untuk penyusun dan
masyarakat pada umumnya.
Kudus,
pebruari
Penyusun
NIDAUS
SA’ADAH
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Perlu
kita sadari bahwa sampai saat ini lulusan SMK belum dapat diserap secara
langsung oleh pihak dunia usaha maupun industri. Secara kasat mata terbukti
hampir setiap dunia usaha/ industri ketika merektrut tenaga kerja lulusan SMK
masih menerapkan pendidikan dan pelatihan bagi yang telah selesai lolos seleksi
penerimaan karyawan rata-rata 2 bulan. Hal ini menunjukan bahwa keterampilan
yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh dunia usaha atau industri.
Jika
kita kaji secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan dunia usaha/ industri
memang pada kenyataanya masih banyak SMK yang sangat minim peralatan praktik,
sehingga peserta diklat yang seharusnya porsi pembelajaran praktik yang
idealnya 70 % hanya dapat dilaksanakan 30 % bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki
peralatan praktik. Dalam pelaksanaan peserta diklat hanya diberi teori tanpa
praktik, pada akhirnya peserta diklat hanya dapat berangan-angan dengan teori
saja, tidak ada peralatan kenyataan sebenarnya.
SMK
yang peralatan praktiknya cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai
dengan yang berada di dunia usaha/ industri. Sekarang peralatan di dunia usaha/
industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan di SMK masih manual. Sehingga
pelaksanaan praktik hanya dapat mengenal peralatan yang ada, kurang
memperhatikan kebutuhan di dunia usaha/ industri, itupun tidak semuanya dapat
memanfaatkan secara maksimal.
Sesuai
dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan,
pola penyelenggaraan pendidikan di SMK belum secara tegas menghasilkan tamatan
sebagaimana yang di harapkan.. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi
pembelajaran belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional,
karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan
unsur pengetahuan dan teknik pekerja, tetapi harus dengan penguasaan kiat (arts)
bekerja yang baik.
Penggunaan
unsur ilmu pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di sekolah, namun
untuk kiat adalah sesuatu yang tidak dapat di ajarkan tetapi harus dikuasai
melalui pembiasaan dan internalisasi.
Untuk
kiat yang menjadi faktor utama penentu kadar keahlian profesianal seseorang,
hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu
sendiri. Karena itulah tumbuh suatu ukuran keahlian professional berdasarkan
jumlah pengalaman kerja.
Mata
diklat praktik kejuruan yang disajikan disekolah biarpun menggunakan peralatan
yang lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan
situasi peniruan (simulasi) karena bukan situasi yang sesungguhnya, oleh karena
itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang
diharapkan.
Melihat
kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional berdasarkan pada
kebijakan “Link And Match (Kesesuaian dan kesepadanan)”
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan
Sistem Ganda. Pelaksanaan sesuai dengan ketentuan yang dituangkandalam
Undang-undang No. 2 tahun 1089 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 20
tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP No. 2 tahun 1992 tentang Peran serta
masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud No. 0409/U/1993 tentang
kurikulum SMK.
Alasan
mengambil judul “Cara Maintenance Windows Dengan Aplikasi Tune up 2013” karena saya ingin
lebih memahami tentang maintenance apa lagi tentang tune up 2013 dan sebagai syarat
ketentuan untuk mengikuti Ujian Nasional. Semoga judul yang disusun
bisa bermanfaat untuk semua pelajar khususnya siswa-siswi SMK.
B. Rumusan masalah
1.
Cara menginstal
tune-up 2013
2.
Kelemahan dan
keunggulan tune-up 2013
3.
Cara menggunakan
tune-up 2013
4.
fasilitas untuk
menggunakan tune up 2013
C. Maksud
dan tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
1.
Maksud Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )
Adanya
maksud dilaksanakan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) ini adalah sebagai
berikut :
1.
Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja.
2.
Sebagai pengalaman untuk melatih diri dengan mengkaji konsep-konsep yang
didapat selama pendidikan sehingga terbiasa dengan lapangan kerja.
3.
Memperluas dan memantapkan proses penetapan teknologi baru dari lapangan kerja
ke sekolah maupun sebaliknya.
4.
Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat memberikan sumbangan
pemikiran kepada perusahaan/instansi dalam mengambil kebijakan di masa yang
akan datang.
5. Memantapkan
sikap professional yang diperoleh siswa dalam memasuki lapangan kerja sesuai
dengan bidangnya.
2. Tujuan praktek kerja industry ( PRAKERIN )
Tujuan
praktek kerja industri ( PRAKERIN ) bagi setiap siswa yang akan menyelesaikan
studinya dari SMK MAMBAUL FALAH adalah sebagai berikut ;
1. Memperkenalkan
siswa pada dunia usaha,
2. Menumbuhkan dan
meningkatkan sikap profosional yang diperlukan siswa untuk memasuki dunia
usaha.
3. Diharapkan dapat menambah
wawasan dan pengetahuan yang
Berharga dan memperoleh masukan serta umpan
balik guna
memperbaiki
dan mengembangkan kesesuaian pendidikan dengan kenyataan yang sesuai di
lapangan.
4. Menyiapkan
sumber daya manusia yang berkualitas dengan
tuntutan zaman
dalam era informasi dan teknologi.
5. Sebagai salah
satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan jurusan TKJ .
6. Mengembangkan
dan memantapkan sifat profesionalisme yang diperlukan siswa untuk memasuki
lapangan pekerjaan sesuai dengan bidangnya.
7. Memperoleh jaringan
kerjasama yang saling menguntungkan antara pendidikan Kejuruan dengan industri/
perusahaan.
8. Meningkatkan
kepedulian dan peran serta aktif dunia usaha/ industri, dalam rangka ikut
mencerdaskan bangsa melalui pendidikan kejuruan.
9. Memperoleh masukan dan umpan balik (Feed Back)
untuk memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian Pendidikan Kejuruan.
10.Menjalin kerja sama dengan dunia usaha secara
institusional.
11.Memberikan kesempatan pada siswa untuk memasyarakatkan
diri pada sesuatu/ iklim lingkungan
kerja yang sebenarnya, baik sebagai pekerja
penerima upah, sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan
disiplin kerja
12.Meningkatkan
pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha yang
professional dalam lapangan kerja antara lain stuktur organisasi,jenjang
karir dan teknik.
13. Meningkatkan
daya kreasi dan produktivitas tehadap siswa sebagai persiapan dalam menghadapi
atau memasuki dunia usaha yang sesungguhnya.
14. Meluaskan
wawasan dan Pandangan Siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan pada tempat dimana
Siswa melaksanakan Praktik Kerja indurstri
D. Pengumpulan data
Untuk menyempurnakan
data-data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan ini, maka kami melakukan
metode pengumpulan data melalui dua cara yaitu :
a.Secara langsung atau
metode observasi
Yang dimaksud pengumpulan data secara langsung adalah kami
melakukan pengumpulan data dengan cara
observasi secara langsung di instansi dengan menggunakan teknik wawancara
kepada staff atau karyawan yang berwenang atau mengetahui informasi yang kami
butuhkan.
b. Secara tidak langsung atau
metode keputusan
Yang dimaksud metode pegumpulan data secara tidak langsung
adalah kami selaku penulis berpedoman pada buku-buku atau referensi yang
berkaitan dengan materi yang diangkat dari isi laporan saya.
E. Sistematika
penulisan
Sistematika
penulisan ini adalah berisi uraian singkat setiap bab, mulai BAB I hingga
sampai ke BAB V, dimana uraian ini memberikan gambaran secara langsung tentang
isi dari tiap-tiap bab yang ada dalam laporan ini.
Adapun
sistematika penulisan dari laporan kami adalah sebagai berikut :
BAB I
PENDAHULUAN
Bab
membahas tentang latar belakang Rumusan masalah,maksud dan tujuan
prakerin,Metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.
BAB II
LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang teori-teori yang
berhubungan dengan yang ada dalam laporan yaitu;”Tentang maintenance dan
macam-macam maintenance.”
BAB III DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN
Bab
ini membahas tentang tempat dan
waktu prakerin, jadwal dan kegiatan prakerin, tugas pokok dan fungsi, struktur
organisasi, program kerja dan kegiatanNya.
BAB IV
PEMBAHASAN
Bab
ini membahas cara menginstal tune up, cara menggunakan tune up kelebihan dan
kekurangan tune up 2013
BAB V PENUTUP
Bab
ini adalah merupakan bab penutup yag berisi kesimpulan dan saran, baik bagi
perusahaan/instansi maupun bagi SMK MAMBAUL FALAH.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Absensi
atau keterangan lainya.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Sejarah
Maintenance
Maintenance
adalah segala kegiatan yang bertujuan untuk menjaga peralatan dalam kondisi
terbaik. Proses maintenance meliputi pengetesan, pengukuran, penggantian,
menyesuaian, dan perbaikan. Ada tiga jenis maintenance yang biasa dilakukan,
yaitu:
1.
Corrective
maintenance
maintenance
jenis ini memiliki kegiatan identifikasi penyebab kerusakan, penggantian
component yang rusak, mengatur kembali control, dsb. Corrective maintenance
adalah aktivitas perbaikan peralatan yang beroperasi secara tidak normal
2.
Preventive
maintenance
maintenance
jenis ini memiliki tujuan mencegah terjadinya kerusakan peralatan selama
operasi berlangsung. Maintenance peralatan dilakukan secara terjadwal sesuai
dengan estimasi umur peralatan. Kegiatan preventif maintenance dibuat berdasarkan
tasklist maintenance sesuai dengan tingkat kritikal peralatan tersebut.
3.
Predictive
maintenance
maintenance
jenis ini memiliki kemiripan dengan preventive maintenance namun tidak dijadwal
secara teratur. Predictive maintenance mengantisipasi kegagalan suatu
peralatan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive maintenance menganalisa
suatu kondisi peralatan dari trend perilaku peralatan. Trend ini dapat
digunakan untuk memprediksi sampai kapan peralatan mampu beroperasi secara
normal.
Sebenarnya
ada juga jenis maintenance yang lain yaitu breakdown maintenance.
Maintenance ini dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan dan plant sudah stop.
Breakdown maintenance ini sangat dihindari karena plant harus beroperasi 24 jam
penuh dan dalam pengoperasian plant sudah ada target-target tertentu yang harus
dipenuhi. Jika terjadi breakdown maka plant tidak beroperasi dan target tidak
tercapai. Biasanya breakdown maintenance ini bersifat tidak terprediksi.
Tiba-tiba saja shutdown tanpa terjadwal (unschedule shutdown).
Menurut
teori maintenance, seharusnya perbandingan schedule shutdown dan unschedule
shutdown adalah 80:20. Untuk mencapai itu harus dilakukan strategi maintenance
yang baik sehingga target-target tercapai
B. Jenis
– Jenis Aplikasi Maintenance
1.
Ccleaner
2.
Mcafee
3.
Defraggler
4.
TweakManager
5.
Battery café
6.
Tune-up
BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN
A.
Sejarah Perusahaan
Kecamatan
Gebog terletak diantara 110 50 BT ( Bujur Timur ) serta 6,52 dan 7,16 LS
(Lintang Selatan ). Kecamatan Gebog merupakan salah satu dari 9 Kecamatan di
Kabupaten Kudus yang memiliki potensi, keunggulan dan daya saing cukup apabila
dikelola dengan baik, terencana dan konsisten serta berkelanjutan. Luas
Kecamatan Gebog tercatat 5.506,97 Ha. Keseluruhan luas lahan tersebut terbagi
menjadi lahan sawah seluas 2.051,99 Ha dan tanah kering seluas 3.453,99 Ha dan
terbagi dalam 11 Desa.
Di
Kecamatan Gebog terdapat sentral industri bordir dan konveksi yang terkenal
yaitu Desa Padurenan yang merupakan lokasi sentra industri bordir.Lokasi sentra
berjarak 4 - 5 km dari pusat kota Kudus yang banyak dikunjungi oleh wisatawan
rohani / peziarah Sunan Kudus. Desa ini juga berjarak 13 km dari tempat ziarah
Sunan Muria. Sentra ini bertumbuh kembang secara alami dan saat ini terdapat
140 unit usaha yang menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Dari populasi usaha
tersebut, diperkirakan sekitar 60% merupakan unit usaha konveksi dan 40 % usaha
industri kain dan baju bordir.
1. VISI DAN MISI
KECAMATAN GEBOG
a)
Visi
Visi merupakan suatu pandangan ke depan
menyangkut kemana instansi pemerintah harus dibawa dan diarahkan agar dapat
berkarya secara konsisten dan tetap eksis, antisipatif, inovatif serta
produktif, selain itu dapat diartikan merupakan gambaran mendantang tentang
keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh
instansi pemerintah.
Dengan
berpedoman pada visi pemerintah Kabupaten Kudus dimaksud, Kecamatan Gebog
merumuskan visi sebagai berikut :
“ Terwujudnya
Masyarakat Gebog yang sejahtera didukung dengan Aparatur yang Profesional “.
b)
Misi
Misi
yang akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Visi Kecamatan Gebog
tersebut adalah
a. Mewujudkan tata
kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius
b. Mewujudkan
perlindungan dan bantuan sosial bagi masyarakat .
c.
Mewujudkan pemerataan pembangunan berlandaskan potensi wilayah dan penataan
ruang yang berwawasan lingkungan.
d. Mewujudkan
kepemerintahan yang baik ( good governance ).
e. Meningkatkan
kualitas sumber daya manusia yang berdedikasi dan
profesional
f. Meningkatkan
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat
g. Meningkatkan
kehidupan berpolitik, bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara secara
demokratis.
2. PEMERINTAHAN
a.
Wilayah Administratif
Kecamatan Gebog terbagi menjadi 11 Desa yang terdiri dari :
|
Desa/Kelurahan
|
RW
|
RT
|
Dusun/
Dukuh
|
|
Getassrabi
|
7
|
56
|
8
|
|
Klumpit
|
8
|
49
|
8
|
|
Gribig
|
6
|
29
|
5
|
|
Karangmalang
|
9
|
38
|
3
|
|
Padurenan
|
6
|
23
|
4
|
|
Besito
|
8
|
39
|
4
|
|
Jurang
|
6
|
26
|
3
|
|
Gondosari
|
11
|
58
|
11
|
|
Kedungsari
|
10
|
61
|
9
|
|
Menawan
|
6
|
29
|
4
|
|
Rahtawu
|
4
|
24
|
4
|
|
Jumlah
|
81
|
429
|
63
|
b. Kepegawaian
Jumlah Aparat Pemerintah Desa di Kecamatan
Gebog sebanyak 180 Orang terdiri dari 171 laki-laki dan 9 Perempuan
3. KEPENDUDUKAN DAN
TENAGA KERJA
a) Kependudukan
Jumlah penduduk di Kecamatan Gebog pada Tahun 2008
tercatat 91.733 jiwa yang terdiri dari 45.907 penduduk laki-laki dan 45.826
penduduk Perempuan, dilihat dari kepadatannya Desa Klumpit merupakan desa yang
memiliki kepadatan penduduk tertinggi yaitu 3.321 jiwa setiap kilometer
persegi, sedangkan yang terendah yaitu desa Rahtawu yang hanya 292 kilometer
persegi.
b)
Tenaga Kerja
Sebagian mata pencahrian penduduk di Kecamatan Gebog
adalah Buruh Industri, diikuti Petani, Buruh Tani, Buruh bangunan, dan
Pedagang, dimana utnuk jumlah buruh industry tertinggi ada di Desa Gondosari
dan Karangmalang
B. waktu dan Tempat Pelaksanaan
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik Kerja
Industri (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 23 Desember 2013 s/d 17 Februari
2014 bertempat di Kecamatn Gebog
Jadwal Dan Kegiatan Prakerin
Selama
prakerin saya melakukan beberapa kegiatan di antaranya sebagai berikut:
a.
Minggu Pertama :
Membuat surat masuk
b.
Minggu Kedua : membuat surat keluar
c.
Minggu ketiga : menindak surat masuk
d.
Minggu keempat :
mengetik dan mengeprin
e.
Minggu kelima : menulis di papan tulis
f.
Minggu keenam
: foto copy
g.
Minggu ketujuh
: mencatat barang bantuan untuk korban bencana alam
h.
Minggu kedelapan :
menulis surat masuk
C. Tugas Pokok dan
Fungsi
1.
Tugas camat
a.
merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran
Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman
pelaksanaan kegiatan.
b.
mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik
lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas.
c.
melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan
pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan
d.
dll
2.
Staf
Seksi Kesra
a. mengarahkan tugas
bawahan sesuai bidang tugasnya baik lisan maupun tertulis guna kelancaran
pelaksanaan tugas
b. melakukan
percepatan pencapaian standart pelayanan minimal di wilayahnya
c. melakukan
koordinasi dengan satuan perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang
penegakan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik
Indonesia
d. dll
3.
Staf
Sekretariat
a.
merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran
Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman
pelaksanaan kegiatan
b.
mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik
lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas
c.
melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap
keseluruhan kegiatan / urusan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang
mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja
kecamatan
d.
dll
4.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
a.
merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran
Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman
pelaksanaan kegiatan
b.
mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut
serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dalam forum musyawarah
perencanaan pembangunan di desa/ kelurahan dan kecamatan
c.
melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan
pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan
d.
dll
5.
Kepala Seksi
Tata Pemerintahan
a.
merumuskan rencana, program dan kegiatan anggaran
Kecamatan berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta sumber data yang tersedia sebagai pedoman
pelaksanaan kegiatan
b.
mengarahkan tugas bawahan sesuai bidang tugasnya baik
lisan maupun tertulis guna kelancaran pelaksanaan tugas
c.
melaksanakan koordinasi dengan pimpinan instansi terkait
baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan informasi,
masukan, serta untuk mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang
optimal
d.
dll
6.
Kepala
Seksi Pelayanan Umum
a.
Menyusun rencana dan program kegiatan seksi pelayanan
umum berdasarkan hail evaluasi kerja sebagai acuan dalam melakasnakan tugas
b.
Melaksanakan koordinasi dengan sekretaris Kecmatan dan
kepala Seksi di lingkungan Kantor kecmaatan Gebog baik secara langsung maupun
tidak langsung untuk mendapatkan informasi, masukan serta untuk mengevaluasi
permasalahan agar diperoleh hasil kerja yang optimal
c.
Melakukan perencanaan kegiatan pelayanan kepada
masyarakat di kecamatan
d. Dll
7.
Kasubbag
Umum dan Kepegawaian
a.
Mengonsep program kerja Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
b.
Menjabarkan perintah atasan yaitu dengan mempelajari
perintah atasan, menyesuaikan dengan aturan dan petunjuk, memberikan saran dan
pertimbangan serta melaporkan hasil kerja.
c.
Membuat naskah bidang administrasi dan kepegawaian yaitu
dengan membuat konsep dinas, mengoreksi hasil ketikan dan melaporkannya.
Kepala Seksi Ketentraman
dan Ketertiban Umum
a.
Merumuskan dan merencanakan Kegiatan Bidang Tramtibbum
b.
Merencanakan dan mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan
Tramtib
c.
Mengkoordinasikan Penerapan dan Penegakan Perda
BAB
1V
PEMBAHASAN
A.Cara Menginstal Tune Up 2014
1.
Buka folder tempat tujuan download dan ekstrak TuneUp Utilities dari archive
seperti gambar di bawah ini.
2.
Buka folder hasil ekstrak tadi dan kemudian buka panduan (notepad file) yang
terdapat dalam folder tersebut.
3.
Setelah panduan terbuka, maka kita akan langsung ke langkah pertama. Pastikan
komputer tidak terkoneksi dengan internet sebelum memulai instalasi TuneUp
Utilities 2014.
4.
Klik kanan pada “reg” dan buka atau langsung saja buka “reg” untuk memblokir
host pada sistem agar TuneUp bisa terinstal dan nantinya bisa diaktivasi.
Apabila reg berhasil dijalankan, maka akan terlihat flash cmd seperti gambar
kedua di bawah ini.
5. Setelah reg berhasil
dijalankan, maka selanjutnya adalah menginstalasi TuneUp Utilities di komputer.
Ikuti langkah-langkah seperti gambar di bawah ini.
– Buka aplikasi TuneUp Utilities 2014 seperti pada angka 1.
– Cek list seperti angka 2 dan 3.
– Mulai instalasi dengan mengklik install seperti pada angka 4.

– Buka aplikasi TuneUp Utilities 2014 seperti pada angka 1.
– Cek list seperti angka 2 dan 3.
– Mulai instalasi dengan mengklik install seperti pada angka 4.

6.
Setelah mengikuti langkah ke – 5 di atas, maka akan terlihat instalasi TuneUp
Utilities 2014 seperti gambar di bawah ini.
7.
Jika Instalasi berhasil, maka akan muncul jendela seperti gambar di bawah ini.
Silahkan Klik “Finish” untuk memulai TuneUp Utilities 2014.
8.
Langkah selanjutnya adalah aktivasi TuneUp Utilities 2014 dengan menggunakan
kode yang terdapat dalam panduan. Namun sebelumnya kita akan dihadapkan dengan
jendela seperti gambar di bawah ini. Klik saja “cancel” untuk tidak mengikuti
(melewati) langkah tersebut.
9.
Setelah mengklik “cancel” seperti langkah 8 di atas, maka kita akan kembali
dihadapkan dengan jendela konfirmasi untuk menerima pemberitahuan atau berita
dari TuneUp Utilities melalui email. Untuk sementara kita lewati saja langkah
ini, klik “Skip”
10.
Setelah langkah 9, maka akan muncul jendela TuneUp “TuneUp 1-Click Maintenance”.
Untuk sementara kita lewati saja langkah ini. Fokus kita adalah mengaktivasi
TuneUp Utilites 2014. 1-Click Maintenace dapat diaktifkan lagi setelah aktivasi
selesai. Perhatikan, setelah kita jendela “TuneUp 1-Click Maintenance” muncul,
klik saja tanda silang (x) di pojok kanan atas untuk “close” menutup program
tersebut. Apabila kemudian muncul jendela lain, maka pilihlah “Start TuneUp
Utilities Dashboard” seperti gambar di bawah ini.
11.
Setelah muncul jendela seperti di bawah ini. Silahkan klik “Help & Support”
kemudian “Activate Product” di menu kanan atas untuk mengaktivasi produk dengan
menggunakan kode yang terdapat dalam panduan.
12.
Setelah itu akan muncul jendela aktivasi produk. Dalam jendela tersebut, kita
mengisi nama (silahkan masukkan nama anda), kemudian “organisasi” (tulis
sembarang saja), kemudian mengisi “Product Key”. Silahkan copas kode yang
terdapat dalam panduan. Setalah product key terisi, maka langkah selanjutnya
adalah mengaktivasi, klik “Next”.
13.
Apabila aktivasi berhasil, maka akan muncul jendela seperti gambar di bawah
ini. Klik “Finish”. Jika muncul “program restart required” klik saja “OK”
Sekarang TuneUp Utilities 2014
telah teraktivasi dan dapat digunakan dengan semaksimal mungkin. Penulis juga
mengucapkan terima kasih kepada seorang sahabat penulis di alam maya yaitu
Rakhman D. Oploverz yang telah mengupload TuneUp Utilities di blog http://www.cyber-assassins.blogspot.com.
Rakhman D. Oploverz juga merupakan salah satu admin di grup yang dibentuk oleh
penulis blog ini yaitu “Komunitas Pecinta Software”.
Apabila ada kesempatan lain,
penulis akan menyertakan tips dan trik menggunakan TuneUp Utilities dengan
efektif, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Salam.
D.kelebihan
dan kekurangan tune up 2014
1. Kelebihan tune up 2014
a.
Produknya selalu update
b.
Bisa untuk menghapus system-sytem yang rusak
d.
memperkecil risiko kerusakan sistem dan mempercepat kinerjanya
2. Kekurangan tune up 2014
a.
Aplikasi ini sangat berat dan membutuhkan spek computer
yang tinggi
b.
Sangat membingungkan bagi pengguna baru tentang
penggunaannya
E.fasilitas
untuk pengguna tune up 2014
program
perkakas pelengkap (utility tools) ini memiliki banyak peralatan
yang dapat dipergunakan untuk memaksimalkan sistem operasi komputer, misalnya
perawatan (maintenance) harddisk dan sistem operasi, manajemen program dan
koneksi internet
hingga pengaturan tampilan awal (booting) sistem operasi.
Pada
tampilan awal disajikan 4 macam peralatan utama, yaitu:
- Maintain system
- Increase performance
- Fix problems
- Customize windows
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Tune up 2013 hanya bisa
membersihkan registry, sampah dan
mempercepat windows kita.
Tugas akhir
yang berupa praktik kerja industri ( prakerin ) di jadikan sebagai alat ukur
kemamapuan peserta didik dan juga dengan hasil yang di percayai. Sisiwa lebih
percaya dalam menghadapi dunia kerja yang akan di jalani setelah lulus nanti
dari SMK mambaul falah di bidang teknik computer dan jaringan.
B. SARAN
Berikut adalah beberapa saran untuk perusahaan atau (DU/DI) ,yaitu:
a. Harapan
Saya Perusahaan Bisa lebih Maju.
b. Proses
perbaikan komputer/laptop lebih di percepat untuk memperbaikinya dan untuk
mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.
c. Untuk
Pelayan Harus Lebih Diperhatikan oleh karyawan.
d. Untuk
kerja sama antar perusahaan lebih di perluaskan.
e. Untuk
pemilik toko semoga lebih sukses.
f. Dan
terima kasih untuk semua karyawan yang ada di semesta com yang telah membantu
kami untuk menyusun laporan ini.
g. Yang
menggunakan macromedia flash 8 agar bisa berkarya lebih baik.
h. Yang
belum mengenal macromedia flash 8 agar menggenal macromedia flash 8.
DAFTAR PUSTAKA
http://mejakreasi.blogspot.com/2012/12/cara-menginstall-tune-ip-319.html di
akses pada tanggal jum’at
17-1- 2014, 12:59:04 siang
http://si05-klp4.blogspot.com/2013/07/tune-up.html
di akses pada tanggal jum’at
17-1- 2014, 12:59:04 siang
http://pungkynoven.blogspot.com/2013/03/cara-menggunakan
tune-upr.html di akses pada tanggal jum’at 17-1- 2014, 12:59:04 siang
http://teknosoft87.wordpress.com/2013/09/17/instalasi-aktivasi-tuneup-utilites-2014/
di akses pada tanggal 28-2-2014,20:35:25 malam



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar