Tampilkan postingan dengan label KARYA SENDIRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARYA SENDIRI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2013

Karya sedih

puisi itu mengesankan


Doa ibu…
Dikeheningan malam yang sunyi
Kudengar alunan suara
Suara itu bukanlah lagu
Suara itu alunan sendu
                                    Pintanya pada yang kuasa
Agar anaknya selalu bahagia
Pintanya pada yang kuasa
                                    Agar anaknya jauh dari bahaya
Itulah doa-doa
Yang selalu ibu panjatkan
Disetiap malam
Ketika ia berdoa


Cinta dan sayangmu tulus padaku
Jiwaku tenang oleh doamu
Wahai kasihmu seorang ibu
                                                            Kaulah ibu yang sejati
                                                            Kasih sayangmu tak pernah mati
                                                            Menyayangiku sepenuh hati
                                                            Belain lembut yang tak henti
Kau ajarkan aku berjalan
Hingga aku mampu perlahan
Kau ajarkan aku menyebut bunda
Dengan kasihmu akupun bisa
                                                            Tak pernah sekalipun engkau mengeluh
                                                            Rasa lelahmu seketika kan luluh
                                                            Saat kau lihat aku sibuah hatimu
                                                            Senyum indah kan terpancar dari wajahmu

C.HUMOR


Kisah Tiga Anak Kembar "Cerita Humor Lucu"

Di suatu tempat ada seorang ibu yang sedang mengandung bayi, dan setelah diperiksa pada seorang dukun, ternyata ibu tersebut mengandung bayi kembar tiga laki-laki.

Walaupun sudah bertahun-tahun tak ada satupun tanda-tanda bahwa bayi yang dikandungnya akan keluar. Karena sang ibu tersebut tak kunjung-kunjung melahirkan juga, maka bayi kembar tiga tersebut tua di dalam perut.

Karena sudah bertahun-tahun di dalam perut, bayi kembar tiga itupun akhirnya bisa bicara dan berbincang-bincang sesama saudaranya.

Bayi Tertua : " Jika aku besar nanti aku ingin jadi kepala PLN saja !"

Bayi Tengah dan Bayi Termuda : " Hah !!! Kenapa kakak ingin jadi kepala PLN??? "

Bayi Tertua : " Aku ingin menerangi tempat kita ini, soalnya dari dulu gelap sekali tempat kita ini !"

Bayi Tengah dan Bayi Termuda : " Ohh...."

Bayi Tengah : " Kalau aku ingin jadi kepala PU saja ! "

Bayi Tertua : " Kenapa kamu ingin jadi kepala PU dik? "

Bayi Tengah : " Aku ingin membuat jalan, agar kita bisa keluar dari tempat ini kak "

Bayi Tertua : " Ohh... Kalau kamu adik bungsu, Mau jadi apa ? "

Bayi Termuda : " Kalau aku ingin jadi seorang Detektif kak !!! "

Bayi Tengah : " Mengapa kamu ingi jadi Detektif ?! "

Bayi Tertua : " Iya kenapa ????"

Bayi Termuda : " Aku ingin menyelidiki si 'Kepala Gundul' yang bermulut satu kak. Soalnya tiap malam dia selalu muncul dan selalu muntah !!! "

Bayi Tertua dan Bayi Tengah : " Iya kami juga penasaran dengan dia ? "


Sumber : Mendengar dari Cerita Teman